Apakah kita semua tahu apa yang dimaksud dengan jaringan internet? Ya, mungkin kata-kata itu sudah tidak asing lagi bagi telinga kita. Tapi apakah kita semua tahu kegiatan apa saja yang dapat dilakukan melalui jaringan internet tersebut? Kegiatan di internet ada dua macam yaitu kegiatan positif dan kegiatan negatif. Dalam artikel ini kita akan membahas tentang kegiatan positif di internet pada zaman sekarang ini. Read the rest of this entry »

Manfaat pelajaran tehnologi informasi dan komunikasi pada kehidupan sehari-hari
May 22, 2009Berikut ini adalah beberapa manfaat pelajaran tehnologi informasi dan komunikasi bagi kehidupan sehari-hari adalah:
1. Kita dapat belajar bagaimana kita mengoperasikan internet
Dengan gaya yang serba modern di saat sekarang ini kita harus bisa mengoperasikan berbagai macam situs-situs di internet agar kita tidak tertinggal dengan berbagai macam kemajuan tehnologi di berbagai dunia maya yang sedang populer saat ini. Jika kita tertinggal dengan kemajuan tehnologi ini maka kita akan semakin sulit untuk mengikuti perkembangan zaman pada saat sekarang ini. Dengan belajar tehnologi informasi dan komunikasi kita dapat mengetahui bagaimana kita mengoperasikan berbagai situs-situs di internet. Read the rest of this entry »

Tugas 9
March 10, 2009BENTUK BLOGGING
* Photoblogging : suatu blog sebagian besar menggunakan foto serta citra. Photoblogs diciptakan oleh photobloggers
* Podcasting : satu metoda dari file multimedia distribusi (audio / video) online menggunakan makanan untuk playback terhadap divais dan komputer pribadi mobile. Podcasts diciptakan oleh podcasters.
* Autocasting : adalah suatu otomatis membentuk dari podcasting
* Blogcasting : blog dan podcast bergabung dalam satu situs web tunggal.
* Vlogging : Juga disebut blogging video. Disingkat menjadi Vlog . Ditempatkan/diposkan oleh vlogger. Sebuah varian d terhadap blogging menggunakan video sebagai ganti teks.more…
* Audioblogging : Juga disebut audioblog, Blog MP3 atau musicblogs. suatu varian terhadap blogging menggunakan audio sebagai ganti teks. Diciptakan oleh audioblogger.
* Moblogging : Juga disebut moblogs. Sebuah blog mengeposkan dan merawat melalui telepon mobile. Moblogs adalah diciptakan oleh mobloggers.
Komponen BLOG DAN FUNGSINYA
* Halaman Indeks : halaman depan blog
* Bagian awal (header) : bagian dari blog paling atas biasanya mendaftarkan judul blog.
* Footer : sebagian besar bagian bawah [dari] blog biasanya mendaftarkan navigasi dan pernyataan hak cipta
* Sidebar : Satu atau lebih kolom sepanjang satu atau kedua sisi dari sebagian besar blog utama halaman
* Categories : sebuah koleksi topik spesifik pos
* Pos Artikel individual masukan membentuk satu blog
* Komentar : memungkinkan pembaca untuk meninggalkan komentar mereka
* Captcha : Turing menguji untuk mengatakan kepada Computers dan Humans Apart?. Kata dan citra verifikasi surat/huruf itu anda perlu ke jenis ke dalam menunjukkan anda adalah manusia serta bukan satu robot. Helful untuk menghalangi mengotomatisasikan komentar spam.
* Berdesing : Kependekan dari Packet Internet Grouper. Blog dan berdesing bantu ke arah memberitahu blog lain melakukan tracking perangkat (tools) untuk perbaikan, perubahan dan trackbacks.
* Trackback : sebuah sistem dengan mana satu berdesing adalah dikirim ke blog lain untuk memberitahu itu artikel mereka [adalah] menyebutkan oleh anda sendiri
* Pingback : See trackback.
* Permalink : sebuah hubungan pada satu artikel spesifik
* Pasang label : pemberian label / memasang kata kunci untuk mengumpulkan pos serupa
* Awan Etiket : Displaying pasang label daftar atau kata kunci dalam satu blog.
* Blogroll : daftar hubungan kepada blog lain di/dalam anda sidebar. Juga melihat blogrolling.com
* Sideblog : sebuah blog lebih kecil biasanya ditempatkan di sidebar satu blog.
* Cetakan (template) : desain presentasi blog
* BlogThis : satu fungsi memungkinkan [satu] blogger pada blog masukan mereka satu pembacaan
* Plugins : Small menyimpan file yang menambahkan meningkatkan fungsionalitas dan fitur baru. WordPress plugins bisa sangat meningkatkan pemakaian blog dan inter-aktivitas anda
* dashboard : When anda login ke rekening blogging anda, adalah layar pertama dengan sepenuh kontrol, perangkat (tools) dan fungsi.
* Arsip bersejarah : koleksi semua pos anda di atas/terhadap satu halaman. Mungkin menjadi digolongkan pada bulan dan lain-lain.
* Ringkasan pos Dapat diperluas : memperlihatkan satu penggoda kecil bagian dari pos di atas/terhadap halaman indeks dimana menghubungkan sepenuhnya pos.
* Lompatan : lanjutan [dari] satu cerita di atas/terhadap halaman lain untuk memelihara ruang/spasi di atas/terhadap halaman indeks.
* FTP : kependekan dari file transfer protokol. Memindahkan fildari tuan host web anda menggunakan perangkat FTP seperti Filezilla

Jawaban Tugas – 8
March 6, 20091. Media adalah salah satu menu di wordpress yang kegunaan nya adalah mengelola gambar / video yang sudah di upload oleh kiita.
2. Library adalah media yang kita punya yang sudah kita punya sebelum nya dan di sini juga kita dapat mencari gambar / video yang sudah kita upload sebelumnya.
3. Add New adalah media yang berguna untuk mengupload data baru yang kita belum pernah mengupload sebelumnya. Hasil upload dapat berupa gambar / video yang bisa kjita tampilkan di dalam blog kita.

Proyeksi Pendidikan dan tehnologi di masa depan
February 15, 2009Pendidikan merupakan bidang garapan yang hasilnya tidak segera tampak namun memiliki pengaruh besar terhadap perkembangan warga bangsa, karena itu masalah pendidikan merupakan masalah yang selalu aktual untuk dibicarakan, disoroti, dan mestinya dijadikan salah satu indikator bagi keberhasilan pembangunan bangsa.
Permasalahan-permasalahan bidang pendidikan mulai mengedepan ketika bangsa ini dihadapkan pada kompleksitas persoalan di tingkat nasional, saat kita menghadapi kenyataan bahwa para proyektor negara ini adalah orang-orang yang dengan mudah melepaskan tanggungjawab setelah melakukan kesalahan yang menyakiti anak bangsa. Saat itu (mungkin juga jauh sebelumnya) berbagai pihak mulai menyadari dan terbangun dari mimpi buruk bahwa yang kita hadapi masa ini adalah hasil dari proses pendidikan pada masa yang lalu. Suatu kenyataan yang teramat pahit bagi kita yang berkecimpung dalam dunia pendidikan.
Proses pendidikan selalu diproyeksikan ke masa depan baik secara objektif maupun secara subjektif. Secara objektif proses pendidikan diorientasikan pada mobilitas ilmu pengetahuan dan teknologi, kesempatan kerja, dinamika sosial, dan sebagainya. Sedangkan secara subjektif proyeksi pendidikan diarahkan pada tujuan pendidikan itu sendiri yaitu upaya memanusiakan manusia, serta membentuk manusia yang berilmu, berakhlak, dan beradab. Poyeksi ini dijabarkan dalam berbagai skenario pendidikan diantaranya adalah kurikulum sebagai acuan proses pendidikan di lembaga pendidikan formal.
Jika dicermati maka sebagian besar permasalahan di tingkat nasional terjadi karena proyeksi pendidikan secara subjektif tidak tercapai secara maksimal. Hal tersebut menuntut kita untuk berpikir tentang letak kesalahan proyeksi pendidikan itu, pada konsep kurikulumnya, penjabaran kurikulum, atau pengejawantahan kurikulum oleh para praktisi pendidikan.
Selama ini kurikulum selalu menjadi alat vital dalam proses pendidikan, bahkan banyak guru yang memiliki ketundukan membabi buta pada kurikulum, sehingga target pembelajaran adalah menyelesaikan penyampaian bahan ajar sesuai dengan target kurikulum. Dalam hal ini mudah diterka bahwa proyeksi objektif mendapat porsi lebih besar dan proyeksi subjektif terabaikan.
Hal tersebut sedikit banyak disadari oleh para penggagas kurikulum dan berbagai pihak yang perduli pada persoalan pendidikan, sehingga upaya pengembangan kurikulum terus diupayakan. Namun upaya pengembangan ini secara kasar membuat kebijakan dalam proses pendidikan pun menjadi berubah. Efek positif perubahan ini adalah adanya pembaruan dalam kebijakan pendidikan, efek negatifnya tidak semua praktisi pendidikan dapat menerima dengan baik semua perubahan dan pembaharuan ini. Hal ini antara lain disebabkan banyak guru merasakan pada saat dirinya menguasai metode pembelajaran dari satu kurikulum, kurikulum tersebut berganti lagi dan menuntut guru meningkatkan kreatifitas mengajar untuk mewujudkan kurikulum yang baru.
Pergantian kurikulum pun tidak disertai dengan hasil evaluasi yang transparan tentang kurikulum sebelumnya, sehingga timbul prasangka negatif bahwa sebenarnya penggantian kurikulum sekedar ajang adu gengsi merubah kebijakan yang telah ada untuk menunjukkan bahwa pejabat yang baru memiliki konsep sendiri tentang proses pendidikan dan tidak hanya mengekor pada pejabat yang digantikan.
Banyak kalangan menilai bahwa sebenarnya kurikulum apa pun, baik CBSA, link and match, dan Kurikulum Berbasis Kompetensi yang akhir-akhir ini gencar disosialisasikan, bahkan telah berganti lagi menjadi Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP), dalam tataran konsepnya hanya merupakan konsep daur ulang yang dimodifikasi pada istilah dan perangkat pembelajaran. Dari perspektif negatifnya, konsep daur ulang ini menelan biaya besar pada tahap sosialisasinya, padahal jika semua praktisi pendidikan menyadari sesungguhnya konsep tersebut telah ditemui dan tersosialisasi sejak kita masih belajar teori-teori ilmu kependidikan. Namun tentu saja tidak adil jika kita hanya memiliki perspektif negatif tentang sesuatu hal, paling tidak hal positif yang dapat ditangkap dari kurikulum (yang sosialisasinya) paling baru ini adalah bahwa guru diberi otoritas dan keleluasaan seluas-luasnya, kepercayaan sepenuhnya, dan tanggungjawab sebesar-besarnya untuk menyelengarakan proses pembelajaran.
Ada pertanyaan yang lahir dari pernyataan tersebut, apakah selama ini guru tidak leluasa mengaplikasikan teori dalam kegiatan pembelajaran? Apakah guru tidak memiliki otoritas? Dengan kata lain, apakah selama ini guru terbelenggu oleh kebijakan-kebijakan proses pendidikan? Jika kita memiliki konsep berpikir merdeka dan bicara secara jujur dari hati yang paling bersih, maka jawabannya adalah YA. Sebab selama ini banyak guru yang melaksanakan proses pembelajaran untuk mengejar pencapaian target kurikulum saja, bukan pencapaian tujuan subjektif dari proses pembelajaran itu sendiri.
Sehingga kegiatan pembelajaran hanya diorientasikan pada penuntasan bahan ajar, tidak pada ketuntasan kemampuan peserta didik. Dan rendahnya kualitas sumber daya manusia kita bermuara dari sini.
Fenomena ini menyiratkan kepada kita, awal pencerahan proses pendidikan tergambar dari kurikulum 2004 jika tidak terjadi kesalahan persepsi dalam pengejawantahannya. Sebab dalam tahap sosialisasi pun persepsi yang berkembang di kalangan pendidik telah beraneka ragam, meskipun upaya untuk menyatukan persepsi ini telah gencar dilakukan. Gejala ini menciptakan kegamangan baru, apakah kualitas para pendidik pun berada pada titik nadir sehingga untuk memanifestasikan konsep yang sesungguhnya telah usang pun menjadi sedemikian repot? Pertanyaan ini membawa kita kembali pada konsep tentang kepercayaan diri sebelum beranjak pada keinginan untuk diberi kepercayaan oleh orang lain. Mampukah kita membawa para anak bangsa menuju pada titik pencerahan?
Kurikulum 2004 yang secara cepat berganti lagi dengan kurikulum 2006 mengingatkan kembali para guru untuk melaksanakan proses pendidikan yang berkesinambungan dan mencakup ketiga dimensinya, yakni dimensi personal, sosial, dan kultural. Selama ini meskipun proses pendidikan telah diarahkan untuk mencakup ketiga dimensi tersebut namun belum ada standar pasti untuk mengevaluasi ketercapaian dimensi-dimensi itu. Ketercapaian yang dilihat dan dianggap penting hanyalah dimensi personal, yakni peserta didik hanya dituntut untuk mengetahui dan memahami suatu ilmu pengetahuan tanpa perlu dilihat apakah pengetahuan itu dapat diakumulasikan dalam kehidupan sehari-hari.
Ketika kurikulum 2004 memberikan standar evaluasi untuk ranah afektif dan psikomotor, serta mengintegrasikan aspek-aspek life skill (kecakapan hidup) dalam konsep evaluasi, maka dua dimensi yang terabai selama ini menjadi mengemuka. Dengan kata lain proses evaluasi telah memasuki dimensi sosial dan kultural yang terintegrasi dalam berbagai mata pelajaran. Ini pun hanya dapat tercapai apabila tidak terjadi kesalahan pengejawantahan konsep dalam proses pembelajaran dan standar evaluasi.
Dengan demikian meskipun kurikulum 2004 (dan 2006) merupakan daur ulang dari produk-produk sebelumnya, paling tidak kurikulum ini mengingatkan kembali kompleksitas evaluasi dalam proses pendidikan sekaligus memberikan rambu-rambu bagi kekompleksannya. Ketercapaian proses pendidikan tidak hanya dilihat dari kuantitas lulusan suatu jenjang pendidikan tertentu, tetapi lebih pada kualitas lulusan itu sendiri. Hal ini relevan dengan upaya untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia. Meskipun standar kualitas dibakukan melalui persyaratan pencapaian nilai UAN, belum tentu mereka yang memenuhi standar kelulusan itu memiliki kemampuan yang sesuai dengan standar proyeksi dan dimensi pendidikan.
Melalui logika yang sederhana dapat dimengerti bahwa kurikulum 2004 maupun kurikulum 2006 bukan sesuatu yang baru, namun menampilkan sesuatu yang segar untuk dipahami, ditelaah kembali, dan dimanifestasikan dengan tataran konsep yang benar dalam kegiatan pendidikan. Sehingga gagasan untuk membawa bangsa menuju pada suatu titik pencerahan melalui proses pendidikan dapat terlaksana secara maksimal.

perKemBangaN dunIa JarinGan terHAdap RemaJa
February 15, 2009Perkembangan ini sangat berpengaruh bagi remaja-remaja.. Kaya friendster, facebook, myspace, hi65, dll.
![]()
Pengaruh nya terbagi jadi dua :
1. Pengaruh positif :
- Keep in Contact (tetap terjaga komunikasinya).. Secara, kirim kirim comment n kirim message.. sebenernya kebanyakan kirim kirim comments (dulu testimonial).. Apalagi di facebook, kan bisa chat juga tanpa ada software yang repot harus didonlot n di instol..
- Menambah wawasan iptek.. ia donk, kan kita mau ga mau harus belajar dulu cara bikin e-mail, terus gimana cara sign in, cara sign out/log out.. cara upload foto, cara embed media, cara update profile, cara add request, cara tag foto.. macem-macem!..
- Jadi kenal sama yang tadinya ga kenal.. di dunia maya , semua orang pasti berani! .. biasanya yang diem di dunia nyata, bisa jadi aktif banget di dunia maya (internet).. kalo chatting ya ceplos-ceplosan.. di friendster bebas mau ngirim comment apa ama orang itu(asal jangan spam)..Jadi orang-orang pada berani kenalan ama yang ga kenal..
- Jadi lebih kreatif.. contohnya di friendster, kita harus kreatif n rajin-rajin update profile kita.. kalo ga, orang bakal bosen..kreatif nya dalam hal mengubah tampilan layout, ato dengan text yang menarik.. dengan tidak langsung, itu udah belajar dengan yang namanya “html code”..kalo di facebook, ehem.. maen pet society..hahaa..jadi lebih kreatif~!!dijamin..
2. Pengaruh negatif:
- Menjadikannya sebagai prioritas utama.. Setiap hari pasti buka friendster n facebook!!..buat apa? buat ngecheck comment ..kalo ga , nanti orang yang ngirim comment ntu bakalan marah.. daripada kena batunya , mending langsung bales.. well, itu satu dari banyak alesan kenapa orang buka friendster tiap hari.. akibatnya : biaya internet mahal, ibu minum baygon..
- Memiliki rasa ingin tahu yang berlebihan terhadap privasi orang.. Jaman sekarang, comment bukan dipake lagi buat mengkritik atau mengomentari orang itu.. 70%nya malahan NGEGOSIP..hehe.. ia, ngegosip..jadi orang yang ga tau masalah itu, pengen tau masalahnya.. itu sama aja ngeliat privasi orang kan?
- Komunikasi terhadap keluarga MENGURANG.. Pas asik-asiknya lagi ngirim comment.. lagi liat profil orang.. ada yang ngajak ngobrol tuh..misalnya si kakak.. nah, coba rasain tuh kalo dicuekin..soalnya otak kita pokusnya ama layar monitor komputer aja..kaka bakalan merasa terbuang,terpojokkan karena didiemin terus sepanjang hari ama adenya.. kecewa ga coba?..untungnya kaka gw bae bae + sabar.. heehee.
Mungkin cukup buat pengaruh-pengaruhnya.. perkembangan friendster n facebook dari awal dibuat sampe sekarang emang cepet banget perkembangannya.. Tujuannya pun supaya menarik lebih banyak pengguna n mempertahankan si pengguna tertarik dengan apa yang diupdate sama admin-adminnya..jadi, ati-ati aja supaya ga terjerumus ke dampak-dampak negatifnya..

Dampak Krisis Ekonomi Global di Indonesia Belum Signifikan
February 15, 2009Krisis ekonomi global yang merontokkan lembaga penjamin keuangan raksasa di Amerika Serikat berimbas pada ekonomi negara-negara di dunia termasuk Indonesia. Karena tidak ada negara di dunia yang dapat mengisolasi negaranya dari dampak global.
Menteri Negara BUMN, Sofyan Djalil menyatakan persoalan krisis ekonomi di Amerika Serikat juga berdampak pada ekonomi Indonesia. Namun, pengaruh krisis di Amerika Serikat itu tidak berpengaruh pada ekonomi Indonesia secara signifikan.
Sofyan Djalil menilai kondisi krisis ekonomi pada tahun 1998 yang lalu berbeda dengan krisis tahun 2008 ini. Karena pada tahun 1998 yang lalu kondisi perbankan dan ekonomi makro Indonesia lemah, sedangkan tahun 2008 ini perbankan dan ekonomi makro Indonesia cukup kuat.

softball
February 15, 2009olahraga ini merupakan olahraga yang membutuhkan / menggunakan kecepatan, kekuatan dan ketangkasan. olahraga ini bermain dengan sembilan orang yang bermain di lapangan. olahraga ini mirip dengan olaharaga roundes.olahraga softball ini tidak hanya diikuti oleh anak-anak perempuan tetapi anak laki-laki juga mengikutinya tapi menggunakan nama yang lain yaitu baseball.
sistem penilaiannya dengan menghitung julah pemain yang masuk kembali ke home. ada yang disebut juga dengan homerun, homerun ini berarti pemain dapat memukul bola yang sangat jauh sampai-sampai lawan kewalahan untuk mengambil bola itu.
